Terpikir tiba-tiba gimana ya rasanya berpoligami? Despite apakah guw setuju atau gak terhadap konsep berpoligami ya. tapi reflecting on my old self yang bisa terhitung agak poligamis (dalam artian I had many relationships at once), guw agak tergoda untuk meninjau kebahagian seseorang yang poligamis.

pertanyaannya: IF you have a poligamic relationship, which is your family?

ini sebenernya jadi nyinggung2 konsep family ya, buat guw family itu tempat lu mendapatkan satu hal “unconditional love”. Thats why emotion paling dalam biasanya dirasakan dan dilampiaskan pada keluarga, because you know that no matter what they will always love you.

Family itu juga tempat pulangnya sesorang, the place where you find shelter when you need it. The place you got to when you feel like you need someone. Pertanyaannya: if you have many families, where would all these places be? apakah lu otomatis mendapatkan 3 family saat lu punya 3 istri? ataukah 3 istri hanya istri saja tanpa family? tanpa rasa aman dan nyaman yang bisa dikasih seorang istri? karena istri itu bukan cuma sekedar pemuas nafsu kan?

Andaikan lu punya masalah, to which wife do you go to?

kenapa saat seseorang memutuskan untuk berpoligami, yang guw liat malah dy memutuskan untuk hidup sendiri? karena saat lu punya banyak, lu sebenernya gak punya apa-apa kan?

 

but hey, what do I know.