Semua orang juga tau saya gaptek. dan saya tidak sedang berusaha merendah untuk meninggi. Saat saya bilang gaptek saya bilang saya termasuk dari sedikit orang yang malas berhubungan dengan apapun yang baunya elektronika(kecuali abang-abang yang bikin si alat yang kebetulan anak elektro dari ITB.haha.ih Genit). Tapi saya sedang berusaha.

Usaha saya gak neko-neko kok. saya cuma pengen belajar ber YM-an. kan malu juga yah sama orang kalo abis flirty gitu kan di pesawat (gila flirty! di pesawat pula) trus kan gak mungkin ngasih nomer HP (where’s your sense of privacy?)pasti dia nanya YM kan? dan jawaban saya tentunya,”Gak punya”. Gila wibawa yang sudah dibangun selama perjalanan sia-sia sudah karena saya seketika berasa anak kampung.(aduh guwa cubung banget ya?).

Jadi berniat-lah saya pada liburan kali ini untuk belajar ber-YM. Alasannya demi kehidupan cinta yang lebih baik(okeh saya akui saya sudah mulai agak neko-neko). Saya sampe pergi ke rumah temen(baca:Mira Vitania) untuk berguru YM. dan ternyata TIDAK sesulit yang saya bayangkan. I can do this!HUWOW!

Setelah berguru pada Ibu Vita saya pulang dengan perasaan senang karena saya tau bahwa step berikutnya adalah saya harus mendownload si YM pada laptop saya. That doesnt sound difficult! HURAAA dalam beberapa jam saja saya bisa YM  di Rumah!(padahal orang-orang yang diajak bicara notabene temen-temen kampus juga, tiap hari ketemu juga, bahan pembicaraannya gosip-gosip juga. saya agak gak paham deh sama si teknologi ini, do you really need it?)

anyway:What I thought was easy, turned out to be difficult.

Kesimpulannya: saya tetap tidak bisa berYM. ah. makin menjauhlah kehidupan cinta saya.

hug.